Failure to offer super exam in Welsh may be unlawful, SRA warned

first_imgThe Solicitors Regulation Authority may be breaking the law if it fails to provide the new Solicitors Qualifying Exam (SQE) in Welsh, a legal academic has warned. David Dixon, senior lecturer at Cardiff University’s school of law and politics, said: ‘The Welsh Government has lobbied the SRA for the SQE to be provided in Welsh in Wales but so far none of this lobbying has been effective.’An SRA spokesperson said the regulator is ‘actively considering’ a Welsh language version for the exam, due to be introduced in 2021, but that no decision has been made. The Schedules in the Welsh Language (Wales) Measure 2011 requires institutions, such as universities and regulators, to provide assessments in Welsh if there is demand for them. Students taking their undergraduate, GDL and LPC assessments in Wales, for example, are entitled to sit them in Welsh and to have these assessments credited towards their qualification as a solicitor.However Kaplan, the educational organisation behind the SQE, and the SRA has yet to be explicitly included in the measure. However the Welsh government is expected to add them, obliging the SRA to provide the assessment in Welsh.The maximum penalty for breaching the measure is a fine of £5,000.Dixon said that the SRA might find it cheaper to pay the fine than translate the paper. However he added: ’What sort of example would the SRA set if they, as a regulator, broke the law so brazenly?’last_img read more

Duo ‘Urban Explorer’ Tertangkap Kamera Tengah Duduk Santai di Atap Bus yang Sedang Melaju

first_imgSumber: change.org Dimana-mana, naik di atap kendaraan bukanlah suatu hal yang diperbolehkan – baik itu bus, kereta api, atau bahkan mobil konvensional. Selain tidak disertai dengan instrumen pengamanan yang memadai, peristiwa pengereman mendadak juga dikhawatirkan dapat menciderai para penumpang yang duduk di atap. Nah kali ini, ada seorang pejalan kaki yang tidak sengaja mendapati dua orang pemuda yang duduk di atap bus. Duh!Baca Juga: Medsos Sumbang Peningkatan Kecelakaan pada Remaja, Otoritas Kereta Api Inggris Kampanyekan KeselamatanDilansir KabarPenumpang.com dari laman ladbible.com (11/9/2018), adalah Millie Morley, seorang penduduk lokal berusia 18 tahun berhasil mengabadikan momen unik yang ia temui dalam bentuk video. Di dalam video berdurasi kurang dari satu menit yang diunggahnya ke media sosial, terlihat dua orang tengah asyik duduk di atas Magic Bus yang kala itu tengah melintasi sebuah daerah di Manchester. Share this:Click to share on Twitter (Opens in new window)Click to share on Facebook (Opens in new window)Like this:Like Loading… Related “Seseorang berteriak, ‘Stop, ada dua orang di atap bus!’ kepada si pengemudi. Sontak semua penumpang berusaha untuk melihat apa yang terjadi,” ujar Millie yang berusaha menceritakan kronologi yang ia lihat malam itu. Baginya, ini merupakan pengalaman pertama yang pernah ia alami. “Kendati berbahaya, namun bagi saya itu cukup lucu. Tak bisa dipungkiri, tingkah dua orang ini sukses membuat saya tertawa geli,” pungkasnya.Sumber: ladbible.comDisinyalir, mereka berdua merupakan ‘Urban Explorer’, dimana sejumlah orang akan melakukan aksi berbahaya dan mengabadikannya. Nah, walaupun kedua ‘Urban Exlporer’ ini tidak ditindak lebih lanjut lagi, namun sejumlah kalangan melakukan kecaman atas perbuatan yang mereka lakukan – salah satunya adalah operator bus terbesar di sana, Stagecoach Manchester.“Perilaku semacam ini tidak bertanggung jawab dan sangat berbahaya. Tidak hanya bagi mereka saja, melainkan bagi pengemudi dan pengguna jalan lainnya,” ujar salah satu juru bicara Stagecoach Manchester yang identitasnya ingin disamarkan ini.“Kami mendesak agar siapapun yang hendak melakukan aksi berbahaya semacam ini lagi untuk kembali memikirkan efek jangka panjangnya semisal terjadi hal-hal yang tidak diinginkan,” tandasnya.Baca Juga: Seni Graffiti di Inggris, Kebanggaan Kaum Bronx yang Sisakan Kesan Kotor dan Tidak TerjagaTerlepas dari apakah para ‘Urban Explorer’ ini berupaya untuk mencari jati diri atau tidak, namun alangkah baiknya jika sebagai manusia biasa, kita harus bisa menaati peraturan yang berlaku dan menghindari diri dari hal-hal yang membahayakan.Alih-alih mengunggah dokumentasi membahayakan yang hanya menuai cibiran dari orang lain, alangkah lebih baiknya jika Anda mengunggah suatu prestasi yang jelas-jelas diakui kredibilitasnya oleh orang-orang, bukan?last_img read more

Countdown to Election Day rolls on

first_imgEarly Voting numbers through ten days total 3,588.  Tuesday’s total early vote was 362. Early Voting hours today are 9 am until 4 pm at Jacksboro and 9 am to 2 pm at Jellico.  SEE the full ballot HERE.  With just over a week until the voters of Campbell County solidify their choices, plans are underway for candidates to have watch parties as the results come in from the polls. WLAF wants to know where you will be celebrating. Email the location of your party to [email protected], and we will acknowledge you on the air.So far, Aaron Evans, Brian Younce, Jeffrey Miller, and Marvin Rutherford have let us know where they will be.WLAF will have reporters at the precincts and the election commission in order to provide you with the most comprehensive reporting of Election 2018. Coverage of the election will begin at 7:30 pm on Thursday, August 2. Returns and on air interviews will be televised live over WLAF-TV 12 and www.1450wlaf.com as well as live radio coverage over AM 1450 and FM 100.9, Facebook and Twitter.Coverage over WLAF is made possible in part by Dave’s Lawn Mower Parts, C & L Furniture, First National Bank, Gray Insurance Agency, Robbins Guttering, JCR Construction, Peoples Bank of the South, David Bales Buick-GMC, La Follette Utilities Board, Terry’s Pharmacy, State Farm Agent Tabatha Smith, and Powell-Clinch Utility District.  (WLAF NEWS PUBLISHED – 07/25/2018-6AM)Share this:FacebookTwitterlast_img read more